Balikpapan — PKBM Rumah Cahaya Rutan Kelas II A Balikpapan menggelar Kegiatan Sosialisasi Program Pendidikan Kesetaraan yang diikuti oleh sekitar 100 warga binaan peserta program kesetaraan, pada Jumat pagi pukul 09.00–11.00 WITA, bertempat di Aula Rutan Kelas II A Balikpapan. Kegiatan ini menjadi bagian dari orientasi awal sebelum proses pembelajaran resmi dimulai.
Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Rutan Kelas II A Balikpapan, Bapak Agus Salim, dan turut dihadiri oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan, Kepala Pengamanan Rutan, serta Bapak Tegar Aria Taba selaku penggerak PKBM Rumah Cahaya.
Dalam sambutannya, Kepala Rutan Kelas II A Balikpapan menyampaikan bahwa pendidikan merupakan bagian penting dari proses pembinaan warga binaan, serta menjadi bekal untuk memperbaiki diri dan menyiapkan masa depan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana.
Sebagai pemateri utama, Pandu Dharma Wicaksono hadir memberikan motivasi dan orientasi pembelajaran kepada para warga binaan. Dalam pemaparannya, Pandu menekankan bahwa pendidikan kesetaraan di rutan bukan sekadar mengejar ijazah, tetapi menjadi sarana membangun pola pikir, kepercayaan diri, dan harapan baru.
“Pendidikan di PKBM bukan hanya tentang belajar mata pelajaran, tetapi tentang membangun kembali keyakinan bahwa setiap orang berhak belajar, berubah, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Pandu di hadapan peserta.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, warga binaan diperkenalkan pada mekanisme pembelajaran pendidikan kesetaraan, peran PKBM Rumah Cahaya, serta pentingnya komitmen dan kedisiplinan selama mengikuti proses belajar.
PKBM Rumah Cahaya Rutan Kelas II A Balikpapan berharap kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi langkah awal yang positif dalam menciptakan proses pembelajaran yang terarah, humanis, dan bermanfaat, sekaligus memperkuat pemahaman bahwa rutan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan hukum, tetapi juga sebagai ruang pendidikan dan pengembangan diri bagi warga binaan.