Langsung ke konten
Langsung ke isi artikel
Tips Edukasi/Inspirasi

Pelajaran dari Koro-sensei Buat Kamu yang Masih Bingung dan Dilematis Soal Masa Kehidupan

jeremihafidz· Wirausaha Digital 3 menit baca

Versi video dari artikel ini

Materi pendamping

Buka materi (PDF)

Serial anime dari Jepang seringkali memuat ide cerita yang out of the box. Hal inilah yang bisa kita rasakan ketika pertama kali menonton anime Assassination Classroom. Bayangkan saja, bagaimana bisa makhluk berwujud gurita raksasa malah menjadi guru yang harus dimusnahkan oleh siswanya sendiri?

Koro-sensei - nama yang diberikan oleh siswa beliau memiliki kecepatan super dan diyakini menjadi ancaman bagi penduduk bumi. Anehnya, Koro-sensei justru bekerja menjadi guru bagi 28 siswa remaja kelas 3-E yang merupakan kumpulan siswa 'terbuang'. Bahkan kelas mereka secara khusus terletak di atas gunung.

Tapi disini kita bukan sedang membahas alur cerita Koro-sensei yang merupakan gurita raksasa sekaligus guru dari Karma Akabane dan kawan-kawan. Kita akan lebih membahas bagaimana perjalanan hidup dari Koro-sensei ini yang mana ia banyak sekali mengajari ilmu kehidupan dan menjadikannya sosok yang inspiratif. Tanpa basa-basi yuk simak ulasan berikut ini.

Kegagalan adalah Hal yang Sangat Wajar

"Perbedaan antara pemula dan master adalah bahwa master telah melewati lebih banyak kegagalan daripada pemula." - Koro-sensei

Sejak episode pertama, Koro-sensei menantang seluruh siswa untuk dapat memusnahkan beliau yang berujung pada banyak kegagalan.

Setiap kegagalan tersebut menunjukkan bahwa tekun dan teguh adalah bagian dari proses menuju keberhasilan. Tumbuh dari kegagalan seribu kali lebih baik daripada tidak mencoba sama sekali.

Segala sesuatu yang ada di dunia ini tidak ada yang instan dan semua butuh proses, Koro-sensei selalu menunjukan bahwa proses tidak akan mengkhianti hasil.

Percayalah pada Diri Sendiri

"Kamu adalah satu-satunya orang yang dapat membuat hidupmu berkembang sesuai apa yang kamu inginkan. Itulah yang dimaksudkan (adanya) kelas ini untuk membantumu mewujudkannya." - Koro-sensei

Koro-sensei senantiasa mencoba menanamkan pola pikir di atas kepada seluruh siswanya dengan cara 'menjatuhkan' mereka melalui banyak kegagalan.

Hal tersebut bertujuan untuk membangun keyakinan mereka. Beliau menunjukkan bahwa hanya diri sendiri-lah yang memiliki otoritas penuh dalam mengambil kendali dan mencapai tujuan.

Masa Lalu: Tinggalkan dan Jadikan Pelajaran

Dalam anime tersebut diceritakan banyak siswa yang sulit mengomunikasikan penyesalan maupun sakit hati atas kegagalan di masa lampau.

Koro-sensei mengajarkan bahwa masa lalu hanya perlu ditinggalkan dan menjadi bahan evaluasi dalam menjalani hidup ke depannya.

Kesempatan Belajar bagi Siapapun adalah Hak Mutlak

Tanpa ragu, Koro-sensei selalu mendidik sepenuh hati sekalipun beberapa kali menerima siswa baru yang 'spesial'. Bahkan siswa yang terbuat dari Artificial Intelligence dan dilengkapi senjata mutakhir pun tidak membuat Koro-sensei angkat tangan.

Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan adalah hak seluruh siswa tanpa memandang latar belakangnya.

Koro-sensei meyakini bahwa selama siswanya memiliki tekad untuk berjuang, dalam hal akademik maupun misi pemusnahan, maka siswa tersebut akan berhasil meski awalnya terlihat seakan tidak memiliki potensi apapun. Beliau juga percaya tidak ada siswa yang tidak pintar, pasti asa satu atau dua bidang yang dikuasainya.

Pada kesimpulannya Koro-sensei hanya menginginkan murid-muridnya bisa sukses di masa depan dan bertanggung jawab penuh dengan semua keputusan yang mereka ambil nantinya. Dalam hal ini teman-teman yang mungkin saat ini masih belum bisa menentukan keputusan untuk masa yang akan datang sangat bisa meniru pelajaran hidup dari anime Assassination Classroom ini dan EduApm sebagai lembaga pengembangan diri siap memfasilitasi teman-teman semua untuk mencapai tujuan.

Bagikan WhatsApp Telegram