Tentang Ceritanya
Novel ini terdiri dari beberapa kisah yang saling terhubung. Ada orang yang ingin kembali untuk berbicara dengan pasangan, bertemu anggota keluarga, hingga menyampaikan sesuatu yang sebelumnya tidak sempat dikatakan.
Menariknya, perjalanan ke masa lalu tidak bisa mengubah kenyataan yang sudah terjadi.
Lalu untuk apa kembali?
Justru di situlah kekuatan ceritanya. Mereka kembali bukan untuk memperbaiki dunia, tetapi untuk memperbaiki perasaan, menyampaikan sesuatu, memahami orang lain, dan berdamai dengan penyesalan.
Pesan yang Bisa Dipetik
Before the Coffee Gets Cold mengingatkan kita bahwa terkadang manusia baru memahami berharganya sebuah hubungan setelah waktunya berlalu.
Novel ini mengajarkan untuk:
- mengatakan apa yang ingin kita sampaikan selagi masih ada kesempatan;
- menghargai orang-orang yang hadir dalam hidup;
- belajar menerima masa lalu;
- tidak terus hidup dalam penyesalan;
- menggunakan waktu bersama orang terdekat dengan lebih baik.
Kelebihan Novel
Kekuatan terbesar buku ini adalah konsepnya yang sederhana tetapi emosional. Time travel biasanya identik dengan petualangan besar, tetapi di novel ini perjalanan waktu justru dipakai untuk membicarakan hubungan manusia.
Setiap kisah membawa emosi yang berbeda sehingga pembaca bisa menemukan cerita yang paling relate dengan pengalaman hidupnya.
Kekurangan
Karena latarnya banyak berpusat pada satu kafe dan pola ceritanya cukup tenang, beberapa pembaca mungkin merasa alurnya sedikit lambat.
Aturan perjalanan waktunya juga cukup banyak sehingga pada bagian awal membutuhkan perhatian ekstra.
Namun jika kamu suka novel reflektif dan emosional, justru tempo tersebut membuat ceritanya terasa lebih intim.
Kesimpulan
Before the Coffee Gets Cold bukan sekadar novel tentang perjalanan waktu.
Ini adalah cerita tentang kesempatan kedua, kehilangan, cinta, keluarga, dan keberanian mengatakan sesuatu sebelum semuanya terlambat.
Pertanyaan terbesar yang ditinggalkan novel ini sederhana:
Kalau kamu bisa kembali ke masa lalu hanya untuk satu pertemuan, siapa yang ingin kamu temui dan apa yang ingin kamu katakan?